Pura Agung Tirta Bhuana yang berletak di Desa Jaka Sampurna. Tempat tersebut dikenal sebagai tempat beribadah Umat Hindu, juga menjadi objek wisata untuk para turis lokal dan mancanegara. Pura Agung Tirta Bhuana juga pesona keindahana, beserta penduduk lokal disana juga begitu ramah terhadap para wisatawan.
Drs. Jurumangku I Wanang Sudarso, M.M adalah seorang sesepuh sekaligus pendiri Pura Agung Tirta Bhuana, beliau dari Jawa dan waktu itu masih bekerja sebagai departemen pekerjaan umum umat Hindu sehingga berpindah ke Bekasi. Berawal dari kesadaran untuk membangun tempat ibadah umat Hindu di Bekasi, akhirnya memutuskan membuat tempat ibadah di Rawamangun. Dibebaskanlah tanah seluas 4000-5000 M, dikurangi menjadi 2000 M. Sisanya digunakan untuk membangun gereja. Dibangun dimulai dari tahun 1988-1989 secara bertahap. Peresmian Pura sendiri terjadi pada tanggal Sabtu, 23 Maret 1991.
Selain sebagai tempat sembayang umat Hindu, di lingkungan Pura Agugn Tirta Bhuana juda diselenggarakan kelas tari Bali untuk umum oleh Sanggar Tari Saraswati setiap Rabu, Sabtu, dan Minggu. Pelatih sendiri iyalah I Gusti Kompiang Raka, Sang Maestro Tetabuhan dan Tarian Bali yang mendapatkan gelar sebagai Bapak Kolaborasi Indonesia. Mulai mengajar pada tahun 1992-1993 di Bekasi, tepat setahun setelah Pura Agung Diresmikan.
Referensi Artikel Website: